8 Februari 2026 - 20:12
Asosiasi Islam Bangladesh: Dua Miliar Muslim Berdiri Bersama Rakyat dan Pemimpin Iran

Asosiasi Islam Bangladesh dalam sebuah pernyataan resmi menyatakan dukungan tegas kepada Republik Islam Iran dan Pemimpin Tertinggi Revolusi, Ali Khamenei, serta memperingatkan bahwa setiap bentuk agresi militer terhadap Iran akan mendapat respons luas dari umat Islam di seluruh dunia.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait – ABNA – Asosiasi Islam Bangladesh dalam sebuah pernyataan resmi menyatakan dukungan tegas kepada Republik Islam Iran dan Pemimpin Tertinggi Revolusi, Ali Khamenei, serta memperingatkan bahwa setiap bentuk agresi militer terhadap Iran akan mendapat respons luas dari umat Islam di seluruh dunia.

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan: “Republik Islam Iran selama lima dekade terakhir senantiasa mendukung rakyat Palestina yang tertindas.”

Pernyataan itu juga menyinggung pembunuhan terbaru terhadap sejumlah pemimpin politik dan militer pendukung Palestina di Lebanon, Irak, Yaman, Palestina, dan Iran, seraya menyebut bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis mengira dengan ancaman dan upaya pembunuhan terhadap Ayatollah Khamenei, gerakan pembebasan Palestina akan berakhir selamanya. Namun anggapan tersebut dinilai keliru.

Asosiasi Islam Bangladesh menyatakan: “Meskipun para pemimpin beberapa negara Islam bergantung pada Amerika dan Israel, dua miliar Muslim dunia berdiri di sisi Palestina. Jika terjadi agresi militer terhadap Iran, umat Islam di seluruh dunia akan turun ke medan dengan jiwa dan harta mereka; dan segera rezim pendudukan Zionis Israel akan runtuh, insya Allah.”

Pernyataan ini dikeluarkan setelah Asosiasi Islam Bangladesh pekan ini menggelar aksi damai seusai salat Jumat di depan gerbang utara Masjid Nasional Baitul Mukarram. Aksi tersebut digelar sebagai protes terhadap rencana agresi militer Amerika terhadap Republik Islam Iran dan ancaman terhadap pemimpin revolusi.

Dalam acara tersebut, selain Maulana Abu Saleh, sejumlah tokoh seperti Maulana Issam Abdul Hamid, Maulana Khairul Islam, Maulana Abul Khair, Maulana Motawal Hossain, dan lainnya turut menyampaikan pidato.

Maulana Issam Abdul Hamid, dalam bagian pidatonya dengan mengutip hadis Nabi, menekankan: “Umat Islam bagaikan satu tubuh. Di mana pun umat Islam diserang, kami akan bersuara.”

Ia juga menyinggung sejarah peperangan di masa awal Islam dan menyatakan: “Pada masa Nabi Muhammad (saw), kaum Yahudi dikalahkan dalam perang dan diusir dari Khaibar.” Ia menambahkan: “Israel saat ini berupaya membentuk Israel yang lebih besar. Mereka ingin menguasai Suriah, Irak, bahkan Madinah. Jika umat Islam bersatu, mereka tidak akan memiliki jalan keluar.”

Your Comment

You are replying to: .
captcha